Harmonisasi Peraturan Gubernur Papua Barat Tentang Pelayanan Bantuan Otonomi Khusus Secara Digital; Sistem Informasi Layanan Bantuan Otonomi Khusus (SILABUSPB)

Ditulis Oleh silabuspb admin | pada 01/12/2022 | 10:12:25 WIT

Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Biro Adminstrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka harmonisasi rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang “Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial secara digital melalui sumber dari Dana Otonomi Khusus, hadir dalam rapat koordinasi tersebut diantarnaya adalah Kasubbid pendidikan menegah pada Dinas Pendidikan Papua Barat, staf eselon IV dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Biro Kesejahteraan Rakyat, Bina Mental dan Spiritual serta turut hadir juga Kepala Bidang Perencanaan Otonomi Khusus Bappeda Papua Barat, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi persandian dan Statistik Papua Barat beserta dengan sejumlah OPD lainnya.

Rapat koordinasi harmonisasi Ranpergub ini dilakukan untuk memastikan beberapa hal yang sangat krusial dan menjadi perhatian BPK selama 2 tahun terakhir dalam pengelolaan Hibah dan Bansos di Papua Barat. Lebih jauh perhatian tersebut mengarah standarisasi pelayanan dan manfaat bagi penerima hibah dan bansos tersebut.

Kabag Monev Biro Otsus Papua Barat

Dalam rapat koordinat tersebut dijelaskan oleh Kepala Biro Administrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus Abner Singgir, SE., MM. bahwa untuk mengurangi kesalahan dan kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan hibah dan bansos maka pihak Biro Administrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus menginisiasikan sebuah sistem yang beroperasi secara online, sistem pendaftaran bantuan hibah dan bansos tersebut ialah  System Informasi Layanan Bantuan Otonomi Khusus Papua Barat (Silabuspb).  Selanjutnya dijelaskan bahwa segala kemungkinan perbaikan tatakelola telah dipikirkan, dan akhirnya diputuskan bahwa pelayanan hibah dan bansos akan lebih optimal, terukur, dan transparan serta bisa berkinerja apabila dilengkapi dengan sebuah model pengelolaan yang baik dan benar pula.

Sistem yang beroperasi secara online tersebut telah siap dan dapat beroperasi dengan baik. Tugas kami (biro otsus) adalah memastikan implementasi kebijakan Otsus dapat berjalan dengan baik, mengawal pengunaan dana otsus secara baik dan benar termasuk pencatatan dan pelaporannya. Oleh karena itu dalam rapat ini kami menjelaskan tentang tujuan dan ruang lingkup pengelolaan hibah bansos secara digital. Lebih jauh dijelaskan bahwa aplikasi ini merupakan sebuah produk inovasi pelayanan di lingkungan Pemerintah Papua Barat.

Kasubbag Koord. Pemb. Infrastruktur Biro Otsus

Dalam sesi Rapat tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informasi, Persandian dan Statistik Papua Barat menyatakan kesiapan infrastruktur Pemerintah Papua Barat dan mengapresiasi  langkah Biro otsus yang telah melangkah maju dałam pengelolaan hibah bansos secara digital. Dukungan teknik dan SDM serta sarana prasana pendukung pun telah cukup siap apabila sistem ini dioperasikan. Dijelaskan pula bahwa memang masih ada beberapa pengujian lanjutan dan regristrasi aplikasi yang digunakan oleh Pemerintah Papua Barat ke beberapa lembaga di tingkat pusat seperti Badan Cyber Negara, Badan Intelijen dan Kementerian terkait.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Otonomi Khusus Bappeda Papua Barat, Legius Wanimbo, S.Pt., MM. memberikan sejumlah saran tatakelola yang baik dan meminta agar Bappeda Papua Barat dan Kominfo dapat  menjadi bagian dari Tim Pengelola Hibah dan Bansos Papua Barat. Hal senada disampaikan Oleh Kepala Bagian Monitoring, Data dan Evaluasi – Biro Otsus, Vitalis Yumte, S.Pd., M.Si bahwa Aplikasi berbasis Website ini penting dilaksanakan untuk mewujudkan ketersediaan data dan validas Data serta meminimalisir kemungkina adanya data ganda dan lain sebagainya.

Baca Juga : Seminar dan Pameran inovasi Implementasi aksi perubahan Bantuan Otsus

Selanjutnya Mathias Kambu, S.Si., M.URP sebagai Kasubbag Koordinasi Pembangunan Infrastruktur menjelaskan bahwa Aplikasi ini cukup mudah dan flaksibel dalam penggunaannya sehingga  memungkinkan pengguna dapat lebih cepat memahami tools-tools yang tersedia, saat ini aplikasi ini dirancang berbasis website, untuk kepentingan monitoring data secara online, menginput data dan mengupload document secara mandiri dan update. aplikasi ini memiliki Kemungkin besar untuk terus dikembangkan menjadi aplikasi layanan interaktif yang cepat, flaksibel dan akurat. “Harapan saya sih seperti itu, ujar Kambu saat mengakhiri penjelasannya.

Tim Silabuspb.

Contributor : Onesimus Ick

Editor : Mathias Kambu


Kategori Berita Utama
Kata Kunci

Berita Utama Terkait


  • Seminar Dan Pameran Inovasi Implementasi Aksi Perubahan Bantuan Otsus Berbasis Aplikasi SILABUSPB

  • Rapat Kerja Pansus RUU Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat

  • Komponen Masyarakat Papua Barat Sepakat Dukung Stabilitas Jelang Penetapan Otsus

  • Pansus dan Pemerintah Sepakati Revisi UU Otsus Papua Dilanjutkan ke Rapat Paripurna DPR

  • Pemerintah Papua Barat sambut baik pengesahan UU Otsus Papua

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *